Ma, Ternyata Sariawan Ganggu Tumbuh Kembang Anak Lho!

Ma, Ternyata Sariawan Ganggu Tumbuh Kembang Anak Lho!

Tak hanya umum pada orang dewasa, sariawan juga sering terjadi pada anak-anak. Padahal, si kecil yang masih bayi juga memiliki kemungkinan mengalami sariawan. Sayangnya, ini sering kali dianggap remeh. Padahal sariawan pada anak mengganggu tumbuh kembang si kecil, lho Mams. Mengapa demikian? Untuk mengetahui tentang efek sariawan hingga mengganggu tumbuh kembang anak, yuk simak ulasan berikut ini!

Sariawan pada Anak

Selain sariawan yang mengganggu tumbuh kembang anak, sariawan sendiri merupakan kondisi saat rongga mulut menjadi meradang. Penyakit ini dapat menyebabkan kram pada berbagai bagian mulut, seperti bagian dalam bibir atau pipi, langit-langit mulut, lidah, gusi dan lidah. Terjadinya sariawan pada mulut si kecil bisa membuatnya merasa perih saat makan, minum, berbicara, bahkan hanya sekedar tersenyum.

Apabila anak sudah dapat berbicara maka akan mudah baginya untuk mengetahui kondisi mulut yang sakit sehingga Mampaps dapat melihat dan memeriksa bagian yang sakit tersebut. Namun, anak balita biasanya masih terlihat bingung dalam menyampaikan apa yang mereka rasakan. Wah, sudah sepantasnya sariawan mengganggu tumbuh kembang anak. Jadi, jika suatu saat si kecil tiba-tiba melakukan tindakan GTM (menutup mulut), sariawan juga bisa menjadi faktor penyebabnya. Jadi jangan langsung marah ya Bu.

Sariawan mengganggu perkembangan anak

Penyebab Sariawan pada Anak

Ada beberapa faktor penyebab sariawan pada anak, di antaranya sebagai berikut.

Moniliasis Sariawan Mulut

Merupakan kondisi ketika Candida albicans jamr bersarang di lidah dan akhirnya terinfeksi. Jamur ini memiliki kekuatan untuk tumbuh dengan cepat saat si kecil mengonsumsi obat antibiotik.

Stomatitis aphthous

Stomatitis aphthous adalah sariawan atau peradangan yang disebabkan oleh luka di rongga mulut. Hal ini bisa terjadi jika ada gigitan yang tidak disengaja di bibir atau lidah yang akhirnya memicu cedera. Luka akan memudahkan kuman masuk untuk menginfeksi dan timbul sariawan.

Stomatitis herpes

Jika stomatitis aphthous disebabkan oleh trauma luka, stomatitis herpes disebabkan oleh infeksi virus Herpes simpleks. Virus biasanya berkumpul di bagian belakang tenggorokan. Saat terinfeksi dan sariawan, si kecil akan merasa tidak nyaman dalam beraktivitas.

Sariawan Mengganggu Perkembangan Anak

bayi 20 bulan

Apapun penyakit yang dialami si kecil biasanya akan mempengaruhi aktivitasnya sehari-hari. Termasuk sariawan yang mengganggu tumbuh kembang anak lho, Ma. Saat terserang sariawan, si kecil cenderung tidak nafsu makan dan minum. Layaknya orang dewasa, nafsu makan menurun disebabkan oleh rasa perih sehingga tidak nyaman, hal ini sangat dimaklumi. Meski demikian, Mampaps harus tetap memperhatikan cairan tubuh si kecil agar tidak dehidrasi.

Baca:  5 Cara Melatih Anak Mandiri

Tak hanya makan dan minum, jumlah kata yang diucapkan seseorang yang terserang sariawan biasanya berkurang dibanding hari-hari biasa. Mungkin Bu & # 39; Kekhawatiran tentang hal ini memang tidak terlalu besar, namun hal ini perlu diwaspadai jika si kecil sedang dalam tahap belajar berbicara.

Pada fase tersebut si kecil harus banyak distimulasi agar dia banyak berbicara kosakata baru dan mengulang kosakata yang dia ingat. Ketika sariawan melanda, ia akan kesulitan mengucapkan kata-kata sehingga dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangannya dalam hal kemampuan berbicara. Itulah sebabnya sariawan mengganggu tumbuh kembang anak dan harus dicegah serta diobati secepatnya.

Baca Juga: Yuk Cari Tahu Penyebab Penyakit Jantung Bawaan pada Bayi

Cara Mengobati Sariawan pada Anak

Agar sariawan tidak mengganggu tumbuh kembang anak dan tidak berlarut-larut, pastikan Mams mengobati sariawan tersebut secepatnya. Beberapa cara berikut ini bisa Anda coba untuk menghindari dan mengobati sariawan pada anak.

Cara Mengobati Sariawan pada Anak

  • memberinya banyak air untuk mencegah dehidrasi (gunakan gelas, bukan sendok atau sedotan)
  • oleskan minyak kelapa pada puting ibu jika si kecil masih menyusui
  • kompres sariawan menggunakan es batu
  • memberikan jus buah yang banyak mengandung vitamin c kepada si kecil seperti jus jambu biji)
  • mengkonsumsi air kelapa (untuk mencegah dehidrasi)
  • beri makan si kecil dengan sangat hati-hati
  • mengkonsumsi berbagai macam sup (untuk membantu mencukupi cairan tubuh)
  • menyediakan menu yang bergizi, tetapi juga diimbangi dengan menu favorit

Baca Juga: Penyakit Anak Umum yang Wajib Diketahui Mama dan Ayah

Tidak ada rasa sakit yang tidak mempengaruhi rutinitas. Karena itu, jangan pernah meremehkan penyakit yang dialami si kecil. Penghindaran harus dilakukan secepatnya agar penyakit tidak semakin parah. Bergembiralah, Bu!

Postingan Ma, ternyata sariawan mengganggu tumbuh kembang anak, lho! muncul pertama kali di Mamapapa.id.