Luka Tertusuk

1. Definisi

Apa itu luka tusuk?

Kulit bisa terluka karena tertusuk benda kecil dan tajam. Luka tusuk yang paling umum biasanya disebabkan oleh terinjaknya kuku. Luka yang dihasilkan tidak cukup lebar namun tetap membutuhkan jahitan. Karena luka tusuk biasanya lebih cepat menutup dan tidak ada waktu untuk pembersihan melalui keluarnya darah, luka jenis ini seringkali menyebabkan infeksi. Luka tusuk pada kelopak mata atas, misalnya karena tertusuk pensil sangat berbahaya dan dapat menyebabkan abses otak. Infeksi kaki yang dalam biasanya dimulai dengan pembengkakan pada bagian atas kaki 1 hingga 2 minggu setelah tusukan terjadi. Tetanus dapat terjadi jika anak Anda mengalami luka sebelum diimunisasi.

Apa tanda-tanda dan gejalanya?

Luka tusuk dapat menyebabkan nyeri dan pendarahan ringan di area tusukan. Pendarahan biasanya cukup jelas jika seseorang menangis. Selain itu, pecahan kaca yang kecil juga dapat menyebabkan luka tusuk karena orang yang ditusuk tidak dapat melihat pecahan kaca yang terlalu kecil. Infeksi dapat menyebabkan kemerahan, bengkak, luka bernanah, atau keluarnya cairan dari luka tusuk yang tidak disadari atau tidak ditangani dengan baik.

2. Bagaimana menanganinya

Apa yang harus saya lakukan?

Rendam luka dalam air hangat dan sabun selama 15 menit. Gosok luka dengan kain lap untuk menghilangkan kotoran. Jika lukanya sedikit mengeluarkan darah, tidak perlu khawatir karena pendarahan kecil bisa membantu membasmi kuman.

Potong kulit yang kendur atau terkelupas agar tidak menutupi luka. Gunakan gunting bersih setelah membersihkan luka dengan alkohol.

Oleskan salep antibiotik dan perban untuk mengurangi risiko infeksi. Ulangi proses pembersihan luka dan oleskan kembali salep antibiotik setiap 12 jam.

Minum asetaminofen atau ibuprofen untuk meredakan nyeri.

Baca:  Kenapa Biasanya Luka Terasa Gatal Kalau Mau Sembuh?

Kapan saya harus ke dokter?

Hubungi dokter Anda segera jika:

  • Luka tusuk itu disebabkan oleh benda kotor
  • Kulit menjadi kotor saat korban tertusuk
  • Setelah luka dibersihkan, Anda masih bisa melihat kotoran atau partikel kecil di luka
  • Ujung benda patah dan berpotensi masuk ke dalam luka
  • Tusukan terjadi di kepala, dada, perut, atau persendian
  • Korban tidak pernah mendapat vaksin tetanus

Meski tidak sepenting gejala di atas, Anda tetap perlu ke dokter jika:

  • Korban tidak pernah disuntik tetanus selama lebih dari 5 tahun
  • Lukanya tampak terinfeksi
  • Nyeri, kemerahan, atau bengkak meningkat setelah 48 jam

3. Pencegahan

Jauhkan pisau, gunting, senjata api, dan benda rapuh lainnya dari jangkauan anak-anak. Ketika anak-anak sudah cukup besar, ajari mereka cara menggunakan pisau dan gunting dengan aman.

Pastikan Anda dan anak Anda selalu mendapatkan imunisasi secara rutin. Umumnya imunisasi tetanus dianjurkan dilakukan setiap 10 tahun sekali.

Postingan Luka Tusuk muncul pertama kali di Hello Sehat.