Nakes Kabupaten Semarang Batal Vaksinasi Covid-19, Ini Pasalnya…

Nakes Kabupaten Semarang Batal Vaksinasi Covid-19, Ini Pasalnya...
Ilustrasi vaksinasi Covid-19. (Freepik.com) Vaksin Covid-19 Karanganyar Jatah Vaksin Covid-19 Solo di Sukoharjo Selamat

Solopos.com, SEMARANG – Pelaksanaan hari pertama vaksinasi Covid-19 di Jawa Tengah, Kamis (14/1/2021), diwarnai dengan kendala permohonan registrasi tenaga kesehatan atau tenaga kesehatan. Akibatnya, petugas kesehatan asal Kabupaten Semarang, Jawa Tengah yang dijadwalkan menjalani vaksinasi pada hari pertama itu dikabarkan membatalkan suntikan vaksin Sinovac buatan China tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Tengah, Yulianto Prabowo membenarkan, ada beberapa kendala di hari pertama vaksinasi akibat permohonan registrasi. Namun, dari tiga wilayah yang telah melakukan vaksinasi, hanya Kabupaten Semarang yang terkena.

“Mohon maaf untuk petugas kesehatan di Kabupaten Semarang. Tadi ada gangguan sistem jadi tidak semua bisa mendaftar ulang. Tapi sekarang sudah oke. Sudah lancar,” kata Yulianto saat menggelar konferensi pers virtual.

5 hal ini, menurut Feng Shui, membawa energi buruk

Yulianto tidak tahu persis apa penyebab gangguan sistem tersebut. Pasalnya, permohonan pendaftaran berasal dari pemerintah pusat.

“Jadi aplikasinya disediakan dari pusat, kalau tidak salah KPCPEN [Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional]. Tadi kami sudah komunikasikan kepada mereka tentang masalah ini dan segera diperbaiki, ”kata Yulianto.

Cukup mulus?

Yulianto mengatakan, selain terganggunya sistem atau jaringan aplikasi pendaftaran, proses pelaksanaan vaksinasi Covid-19 pertama di Jawa Tengah berjalan cukup lancar. Total ada tiga wilayah yang mengadakan vaksinasi tahap pertama ini. Selain di Kabupaten Semarang, vaksinasi Covid-19 juga dilakukan di Kota Semarang dan Kota Solo.

5 Simbol Ini Kata Fengsui Membawa Rezeki Pulang

Di Kota Semarang, sebanyak 601 tenaga kesehatan telah mendaftar untuk mengikuti vaksinasi. Namun, dari jumlah tersebut, hanya 470 orang yang mendapat vaksin. Sebanyak 70 orang sisanya tidak hadir tanpa alasan yang tidak jelas. Sedangkan 61 orang membatalkan vaksinasi karena alasan kesehatan yang tidak memenuhi persyaratan.

Sedangkan di Solo, ada 366 tenaga kesehatan yang mendaftar vaksinasi Covid-19 pada hari pertama. Dari jumlah tersebut, 330 orang mendapat vaksin, 18 orang ditunda karena alasan kesehatan seperti tekanan darah tinggi, dan 18 orang lainnya tidak memenuhi syarat sebagai penerima vaksin.

“Untuk Kabupaten Semarang baru deklarasi saja. Baru 6 aparat daerah sudah divaksinasi. Tidak semua tenaga kesehatan akibat terganggunya sistem. Sehingga gangguan tersebut menghalangi pelamar untuk memilih fasilitas kesehatan. [fasilitas kesehatan] siapa yang akan melakukan vaksinasi. Ujung-ujungnya, fasilitas kesehatan juga tidak berfungsi, ”kata Yulianto.

KLIK dan SUKA untuk lebih banyak berita Solopos

Postingan Petugas Kesehatan Kabupaten Semarang Batalkan Vaksinasi Covid-19, Ini Alasannya … muncul pertama kali di Solopos.com.

Baca:  Ratusan Orang Manfaatkan Layanan Tes GeNose Stasiun Solo Balapan: Mudah dan Murah!